Catat! Rangkaian Acara Sambut Waisak di Borobudur

 

Detik.com Yogyakarta – Setiap tahun, Candi Borobudur menjadi salah satu pusat perayaan Waisak. Ada serangkaian acara yang bisa juga diikuti para wisatawan.

Tiga hari lagi umat Buddha akan merayakan Hari Besar Waisak. Puncak perayaan akan dipusatkan di Candi Borobudur, Jawa Tengah dengan berbagai rangkaian acara. Pastinya wisatawan juga tak sabar menunggu momen ini. Apalagi dengan saat melepaskan lampion yang menjadi salah satu ritual pada hari puncak perayaan.

Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas (Ratas) di Manohara, Kompleks Candi Borobudur, tahun lalu sudah menegaskan branding Borobudur sebagai ‘Mahakarya Budaya Dunia’ atau World Cultural Masterpiece. Candi Buddha terbesar di dunia dan pernah tercatat sebagai the seven wonder in the world itu setiap tahun selalu menjadi pusat perayaan Waisak.

Sebagai karya budaya bangsa, Menteri Pariwisata Arief Yahya pun terus mempromosikan Borobudur ke mancanegara. Hampir di semua Travel Mart, dari ITB Berlin, WTM London, sampai di CTM China, selalu menggunakan materi promo Borobudur.

“Kami juga sudah promosikan di Bangkok, Thailand dan mereka sangat mengagumi Borobudur,” kata Arief Yahya dalam rilis kepada detikTravel, Senin (8/5/2017).

Menjelang Waisak, candi itu jadi perhatian banyak pihak. Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko, Edy Setijono mengatakan, Candi Borobudur menjadi heritage site Buddhist yang tetap harus dilestarikan. Setiap tahun destinasi ikon Joglosemar ini juga menjadi lokasi utama perayaan Waisak.

“Kami tunjukkan pada dunia, Candi Borobudur ini heritage site yang dikagumi yang butuh effort besar untuk melestarikan. Belum lama ini Borobudur juga masuk ‘top 3 Iconic Adventure’ dunia,” ujar Edy di Sleman.

Dalam menyambut Waisak, menurut Edy, persiapannya sudah matang. Acara perayaan Waisak di Candi Borobudur akan dimulai 9-11 Mei 2017. Wisatawan bisa ikut menyaksikan ritual Waisak bersama ribuan biksu.

“Tanggal 9 Mei 2017 dimulai dengan international conference bersama para biksu. Lalu puncaknya di tanggal 11 Mei 2017 di altar candi,” kata Edy.

Bedanya, pada puncak perayaan, wisatawan dapat menikmati fashion show dan belajar hair styles karena sesuai dengan tema perayaan Waisak 2017. Ada juga pesta rakyat yang melibatkan 20 desa di sekeliling Candi Borobudur.

“Setelah itu biasa ditutup dengan ritual melepas lampion harapan ke langit malam harinya,” tambah Edy.

Perayaan Waisak setiap tahun di Candi Borobudur memang menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang untuk berkunjung. Tidak hanya umat Buddha yang datang ke sini untuk beribadah, namun banyak juga wisatawan datang untuk melihat atau terlibat prosesi ibadah dan pelepasan lampion.

Waisak tahun ini jatuh pada 11 Mei 2017. Tidak ada perbedaan untuk perayaan Waisak tahun ini dengan tahun lalu. Hanya saja, pengunjung yang datang saat prosesi dan atraksi akan dibedakan, agar pengunjung yang ingin beribadah bisa lebih khusyuk.

“Mulai pukul empat pagi, Candi Borobudur hanya boleh dimasuki oleh pengunjung yang beribadah. Baru pukul 12 malam, pengunjung lain boleh masuk untuk menikmati acara penerbangan lampion. Untuk acara lampion di Lapangan Gunadharma akan diselenggarakan pukul 23.30 sampai 01.00 WIB,” jelas Edy.

Edy menjelaskan, proses pelepasan lampion memiliki makna penting bagi umat Buddha. Di dalam setiap lampion yang dilepaskan, berisi harapan dan doa bagi dirinya sendiri, orang yang dicintai, maupun negara.

Ribuan lampion yang diterbangkan saat perayaan berlangsung, menciptakan pemandangan yang sangat indah. Candi Borobudur dengan latar belakang langit malam yang gelap dihiasi oleh ribuan titik-titik cahaya oranye dari lampion.

“Tradisi pelepasan lampion ini bisa diikuti siapa saja yang berkunjung. Atau bisa sekadar menikmati keindahan pemandangan ini dengan memotretnya atau ikut menerbangkan lampion. Harga satu buah lampion beserta tiket masuk Rp 100.000. Itu adalah harga resmi jika membeli dari panitia,” ungkap Edy.

Edy melanjutkan, prosesi pelepasan lampion akan dilakukan pada tanggal 10 Mei malam hari, biasanya mulai pukul 22.00 WIB. Berhubung tanggal 11 Mei jatuh pada hari Kamis, maka Edy menyarankan wisatawan berlibur selama 5 hari 10-14 Mei 2017 dengan mengambil cuti 2 hari di tanggal 10 dan 12 Mei. (krn/krn)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s