Terlambat Menstruasi? Boleh Jadi Ini Alasan Mengejutkannya

Kebanyakan wanita akan merasa khawatir ketika tidak mengalami masa menstruasi dalam beberapa bulan. Menstruasi adalah fenomena perubahan dinding rahim sebagai akibat dari produksi hormon-hormon ovarium. Biasanya, hal ini akan terjadi sekitar satu bulan sekali.

Alasan yang paling sering didengar mengapa wanita tidak mengalami menstruasi adalah kehamilan dan menopause. Lalu, apakah ada alasan lain yang membuat keterlambatan menstruasi?

Dilansir Boldsky, berikut beberapa alasan mengejutkan yang memengaruhi keterlambatan menstruasi.

Penurunan berat badan ekstrem

Saat berat badan mengalami penurunan berat yang ekstrim atau tiba-tiba, tubuh tidak akan menghasilkan cukup estrogen. Sehingga hal tersebut dapat merusak siklus menstruasi.

Latihan beban yang berlebihan pada wanita

Rutinitas olahraga ekstrim cenderung menghambat haid. Kadar testosteron dalam tubuh akan meningkat karena olahraga yang berlebihan. Hal ini akan memicu terciptanya ketidakseimbangan hormon.

Mengonsumsi pil KB

Wanita yang mengonsumsi pil KB cenderung mengalami keterlambatan masa menstruasi. Pil KB terkenal dapat membuat banyak ketidakseimbangan hormon pada tubuh.

Masa menopause prematur

Kasus ini memang jarang terjadi. Beberapa wanita mengalami menopause dini, yaitu sebelum usia 40 tahun. Ini memicu mereka mengalami keterlambatan bahkan pemberhentian masa menstruasi.

Stres

Stres yang berlebihan dapat mempengaruhi hipotalamus di otak yang berperan untuk kegiatan hormonal. Akibat dari ketidakseimbangan hormon ini adalah keterlambatan menstruasi. (Republika)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s