BMKG Pelajari Dampak Gerhana Matahari pada Gravitasi Bumi

https://i1.wp.com/indonesia.travel/assets/img/media/images/upload/news/news20150913133707.jpgJakarta – Fenomena gerhana matahari total di Indonesia sudah selesai. Namun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih akan mempelajari berbagai dampak yang terjadi usai fenomena tersebut.

“Dampak gerhana matahari total ini memang dia tidak berdampak terhadap kehidupan manusia secara umum. Yang terdampak saluran komunikasi yang menggunakan gelombang radio,” ucap Deputi Geofisika BMKG Masturiyono di kantor BMKG, Jalan Angkasa, Jakarta Pusat, Rabu (9/3/2016).

Masturiyono menyebut jarak antara bumi dengan matahari dan bulan mengalami perubahan karena gerhana matahari ini. Namun hal itu dipastikan tidak terlalu berdampak dengan peristiwa tertentu.

“Tentu ada perubahan jarak antara bumi dengan matahari dan bulan tentu akan memengaruhi. Makanya kita sedang coba buat rekaman terus menerus secara sebulan ini,” kata Mastur.

Selain itu terdapat pula pengaruh gravitasi yang terjadi saat jarak bumi dengan matahari dan bulan mendekat. Namun hal itu, lanjut Mastur, akan dipelajari kemudian.

“Kalau gravitasi tadi sebetulnya pada waktu terjadi gerhana, jarak bumi, bulan, dan matahari kan semakin dekat jadi gaya tarik semakin besar. Maka gravitasi juga akan naik,” kata Mastur.

“Kalau terkait magnet bumi, pada waktu matahari tertutup lapisan ionosfer akan berubah konteks dari ionnya, sehingga variasi medan magnet di bumi juga akan terganggu,” imbuhnya.

(dhn/fdn – detik)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s