Harga BBM Turun, Pengusaha SPBU Merugi

seorang-petugas-melayani-penjualan-bahan-bakan-minyak-bbmJakarta -Pemerintah memutuskan mulai Selasa (5/1/2016), harga premium dan solar turun. Hal ini berdampak pada kerugian yang dialami para pengusaha SPBU. Pasalnya sampai hari ini stok BBM di tanki di SPBU masih cukup banyak, sementara besok harga sudah turun.

Wakil Ketua Bidang SPBU, Himpunan Pengusaha Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswanamigas) DKI Jakarta, Hermawan mengatakan, kerugian dari selisih pasca penurunan harga BBM mulai besok ini bakal ditanggung pengusaha. Apalagi tak hanya premium dan solar, besok harga Pertamax hingga Pertalite juga ikut turun.

“Ini bagian dari resiko bisnis, kita melayani masyarakat bagaimana agar stok BBM ada terus meski kita rugi. Perintah dari Pertamina juga pastikan stok harus tetap tersedia, jadi kita tanggung kerugian sebagai resiko bisnis,” jelas Hermawan pada detikFinance, Senin (4/12/2015).

Hermawan menyebut, kerugian yang ditanggung pengusaha hanya dari jenis solar yang mengalami penurunan cukup tajam Rp 750/liter. Sementara BBM jenis lainnya, penurunan harga masih bisa ditutup pengusaha SPBU dari margin keuntungan.

“Jenis Pertamax per liter turun Rp 250, sementara margin kita Rp 375 jadi masih bisa tertutup. Kemudian Pertalite impas, premium turun Rp 150 dan margin Rp 277. Yang kita tanggung rugi hanya Solar karena margin hanya Rp 277 tapi turunnya 750, itu yang kita tanggung,” katanya.

Hermawan menuturkan, dirinya tak bisa memastikan berapa kerugian yang ditanggung pengusaha SPBU, mengingat setiap SPBU memiliki omzet yang berbeda-beda.

“Rata-rata juga kita tidak ada, karena banyak sekali omzet hariannya. Ada yang sehari 50.000 liter, ada yang 8.000 liter dan sebagainya untuk satu jenis BBM tertentu kayak Solar,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Darmanto, Supervisor SPBU 34-13206 di Jalan Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur ini mengungkapkan, pemilik SPBU tak bisa menghentikan pasokan BBM dari Pertamina guna menghabiskan stok lama, meski harga BBM akan turun besok.

“Meski kita stok masih banyak, Pertamina punya kebijakan lain. Jadi BBM terus dikirim ke kita, nggak bisa kita bilang jangan kirim dulu buat habiskan stok. Kalau stok kosong kita kena pinalti (sanksi), jadi rugi margin ditanggung SPBU,” terangnya.

(rrd/rrd – detik)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s