Gubernur Jabar Yakin Habib Rizieq Tak Bermaksud Menghina Budaya Sunda: Kedepankan Dialog!

aher 2Bandung – Aher, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan,  bisa memahami pernyataan yang disampaikan Habib Rizieq, yang bersumber dari motivasi menjaga kemurnian aqidah.

“Mungkin saja kepleset, sehingga secara lahiriah terlihat menghina. Padahal sangka baik saya kelihatannya tidak ada niat menghina Budaya Sunda dan warga Jawa Barat,” katanya saat dihubungi di sela-sela kegiatan Asosiasi Pemerintah Provinsi di Makassar, Kamis (26/11).

Aher juga memaklumi dengan kemarahan, ketersinggungankan salah satu komponen ormas Sunda yakni Angkatan Muda Siliwangi yang kemudian melaporkan Habib Riziq ke Polda Jabar.

“Karena dalam perspektif apapun, termasuk agama Islam, tidak ada yang salah dengan Sampurasun. Ini sama saja dengan sapaan Horas oleh masyarakat Batak atau Sobahul Khoir di dunia Arab atau juga selamat pagi, siang, malam di negri kita,” katanya.

Dalam kaidah Islam, kata dia, ada prinsip ‘Al-adatu Muhakkamah’ yakni adat atau budaya bisa menjadi sebuah norma sepanjang tidak bertentangan dengan pokok pokok aqidah. Itulah sebabnya, Aher sendiri selalu membuka pidato dengan Sampurasun setelah membuka dengan Salam.

Aher meminta kedua pihak mengedepankan dialog sebelum penyelesaian secara hukum. Sebab, budaya gotong royong dan silih asih, termasuk saling memaafkan, adalah budaya Sunda yang harus dikedepankan ketika muncul permasalahan. Karenanya, ke depan tidak lagi ada masalah seperti ini.

Aher mendorong Habib Riziq untuk memohon maaf, sementara masyarakat Sunda pun harus memaafkan.
(dra/dra – detik)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s