Hobi Pelihara Binatang? Boleh Saja, Toksoplasma Bisa Dihindari Kok

toksoYogyakarta, Agar rumah tak sepi atau sekadar sebagai pelepas stres sepulang kerja, sebagian keluarga memilih untuk memelihara sejumlah hewan, seperti burung, anjing, ikan ataupun kucing. Namun kegemaran ini berubah menjadi kekhawatiran ketika sang istri mengandung.

Salah satu risiko yang dihadapi ibu hamil ketika memiliki hewan peliharaan atau tinggal di dekat banyak hewan adalah toksoplasmosis. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi dari parasit Toxoplasma gondii, dengan gejala mirip influenza seperti mudah lelah dan demam.

Namun penyakit ini tak dapat diremehkan karena bila dibiarkan, ibu hamil yang terinfeksi toksoplasma bisa mengalami keguguran, bayi lahir mati atau bayi menderita toksoplasmosis bawaan, dengan gejala berupa kelainan mata dan telinga, retardasi mental, kejang-kejang, serta ensefalitis atau radang otak.

dr Boy Abidin, SpOG(K) menegaskan risiko toksoplasmosis kerap menghantui ibu hamil, terutama bagi mereka yang tinggal di lingkungan dengan banyak kucing atau berdebu.

“Kebetulan host utama tokso ini kucing ya, yang perlu diwaspadai itu kotorannya. Jadi di dalam ususnya itu sering ditumpangi parasit Toxoplasma gondii. Kalau kotorannya ini dibiarkan mengering lalu jadi debu, maka bisa menempel ke hewan lain atau terbawa angin,” terangnya dalam acara Prenagen Pregnancy Educational Journey yang diselenggarakan di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, dan ditulis Senin (13/4/2015).

Bukan tidak mungkin akan terhirup dan masuk ke saluran pernapasan ibu hamil, dan mengakibatkan infeksi tadi, lanjut dr Boy.

Kendati begitu, bukan berarti dokter yang berpraktik di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading tersebut melarang pasangan suami istri untuk memiliki hewan peliharaan. Yang terpenting adalah upaya untuk menjaga agar kotoran tadi dikelola dengan baik.

“Segera ditutup, ini untuk mencegah agar tidak mengering lalu terbawa angin. Selain itu waspadai segala binatang berbulu yang ada di lingkungan yang berdebu, karena ada kemungkinan parasitnya bertebaran tadi,” tegasnya.

Hal lain yang ditekankan dr Boy adalah menjaga kebersihan lingkungan di sekitar ibu hamil. Caranya antara lain:
– Selalu mencuci tangan, terutama setelah memegang hewan peliharaan
– Mencuci peralatan masak dan perlengkapan makan, baik sebelum maupun sesudah menggunakannya
– Menyajikan makanan selalu dalam keadaan matang, begitu juga dengan minumannya(detik)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s