Massa Demonstrasi 20 Mei Tak Terbawa Isu Lengserkan Jokowi

Jakarta — Mahasiswa dan pemuda dari sejumlah organisasi memastikan turun ke jalan untuk melakukan aksi demonstrasi hari ini, Rabu (20/5), bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Aktivis Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI) Surya Anta mengatakan, kader organisasinya tidak akan terbawa isu kepentingan politik yang akan melengserkan Presiden Joko Widodo.

“Kami tidak setuju ada gerakan yang sekadar menjatuhkan Jokowi tapi di sisi lain menjadikan Prabowo (Subianto) atau JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla) sebagai alternatif,” kata Surya ketika dihubungi CNN Indonesia.

Bagi PPRI, tidak akan ada bedanya pemerintah dikuasai Jokowi maupun Prabowo dan JK selama kebijakan yang diterbitkan masih pro terhadap pasar bebas dan menerapkan neoliberalisme. Untuk itu, PPRI bersama sejumlah elemen pemuda dan mahasiswa lainnya memastikan poin melengserkan Jokowi tidak ada dalam 10  daftar tuntutan mereka saat aksi siang ini.

“Melihat momentum isu melengserkan Jokowi maupun reshuffle, kami merasa berkepentingan untuk mengembalikan mahasiswa demo jokowikebangkitan kekuasaan di tangan rakyat, bukan di tangan elite,” tutur Surya.

Berdasarkan siaran pers yang diterima CNN Indonesia, PPRI memiliki 10 tuntutan yang akan disampaikan dalam demonstrasi di Istana Negara, Jakarta, hari ini. Tuntutan tersebut yaitu tangkap, adili, penjarakan, dan sita harta koruptor; nasionalisasi industri asing; hapuskan utang luar negeri; hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourcing; dan mendesak kenaikan upah 50 persen.

Tuntutan lainnya adalah subsidi sosial untuk rakyat; hentikan penggusuran, hentikan kriminalisasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK); hentikan moratorium buruh migran; dan tanah, modal, teknologi modern, serta pupuk murah untuk pertanian kolektif.

Massa PPRI yang akan turun ke jalan sebanyak 200 orang. Namun jumlah itu bakal bertambah karena ada Aliansi Jawa Barat (Aljabar) yang juga bergabung dalam aksi sebanyak 5 ribu orang.

Mimbar Bebas Mahasiswa

Tak hanya menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara, organisasi pemuda lainnya hari ini juga akan menghelat mimbar bebas di jalan utama di Jakarta. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bakal menggunakan satu ruas jalan di kawasan Rasuna Said untuk menggelar mimbar bebas bertema “Bangkit, Bangga Jadi Pemuda Indonesia”.

Kepada CNN Indonesia, Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat KNPI Adam Irham mengatakan, ada tiga poin penting yang akan disampaikan dalam mimbar bebas tersebut. “Mendesak pemerintah merealisasikan janji kampanye, menghilangkan politik balas jasa pemerintah dengan tim suksesnya, dan isu pemberdayaan pemuda,” ujar Adam.

Dalam mimbar bebas itu juga akan dilakukan orasi politik, orasi budaya, dan orasi kebangsaan. Sebanyak 300-400 anggota KNPI diperkirakan akan memenuhi jalan tepat di depan kantor pusat KNPI.

Diberitakan sebelumnya, kepolisian memerkirakan massa aksi demonstrasi hari ini sebanyak 2 ribu orang. Mereka akan melakukan aksi di sejumlah titik utama yaitu Istana Negara, Gedung DPR/MPR, Gedung Mahkamah Agung, dan Kantor Kementerian Dalam Negeri. Massa diperkirakan mulai memenuhi ruas jalan ibu kota pukul 12.00 WIB. (cnnindonesia)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s