Ahok Heran Rehab GOR Velodrome Rp 450 M, Wagub: itu Standar Internasional

ahok djarotJakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dibuat heran dengan anggaran rehabilitasi GOR Velodrome, Jakarta Timur senilai Rp 450 miliar. Namun menurut Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat angka itu wajar saja karena mengacu pada standar internasional.

“Itu masih dikaji kemarin sudah presentasikan dan Velodrome ini kan untuk Asian Games kan ya, standarnya untuk internasional,” ujar Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2015).

“Besar atau tidaknya ini relatif. Nanti kita tinjau dan kita evaluasi lagi. Kalau dengan anggaran segitu dan itu memang layak ya kenapa tidak? Tapi kalau misalnya terlalu besar ya kita pangkas. Ini kan masih usulan,” lanjutnya.

Mantan Wali Kota Blitar itu menyebut, Ahok mengacu standar GOR untuk pesta olahraga bergengsi pada 2018 mendatang seperti milik Australia dan Tiongkok. Menyoal besaran anggarannya, Djarot mengatakan masih akan dilakukan penyesuaian.

“Pak Gubernur kan sebetulnya arahnya jelas mana yang diacu, apakah (GOR) Velodrome seperti yang ada di Australia, atau di Tiongkok, lalu disesuaikan dengan angaran penyempurnaan berapa harganya. Targetnya kan internasional karena untuk Asian Games,” sambung Djarot.

“Menurut saya sih harusnya (sudah disepakati dalam APBD 2015), kalau belum berarti ya di APBD-P 2015. Karena kalau itu menjadi tanggung jawab pemprov DKI maka kita harus kerjakan untuk kepentingan yang lebih besar,” pungkasnya.

Sebelum ini, Ahok mengaku keberatan dengan jumlah anggaran setinggi itu. Dia pun berkata bisa saja proyek rehabilitasi tersebut dibatalkan tahun ini.

“Iya. Gila itu Rp 400-an miliar. Masuk akal nggak? Tapi emang gila saja mereka ini. Dinas Olahraga dan Dinas Pendidikan itu aneh-aneh saja. Termasuk PU (Dinas Bina Marga dan Dinas Tata Air),” ujar Ahok saat dimintai tanggapan terkait rehabilitasi GOR Velodrome di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari ini.

Ahok pun sudah melakukan audit dan hasil yang didapatnya kuat dugaan upaya ‘mark up’. Namun dikarenakan waktu yang sempit, Ahok mengatakan pihaknya terima dulu saja pengajuan dana tersebut untuk kemudian diubah kembali dalam APBD Perubahan pertengahan tahun nanti.

“Ya sudahlah waktunya kan pendek. Saya terima dulu tapi saya mau potong. Di APBD nanti saya mau pindahin ke yang lain,” sambung mantan Bupati Belitung Timur ini.

Menurut Ahok, besaran uang tidak masuk akal tersebut lebih baik dialihkan untuk pos anggaran bus TransJ dan truk sampah. Sehingga, mendatangkan maanfaat bagi wargai Ibu Kota.

Alasan itu yang membuatnya ingin membatalkan proyek rehabilitasi GOR Velodrome agar dilanjutkan pada 2016 mendatang.

“Saya nggak tahu makanya saya mesti cek. Saya mau tarik. Batalin saja lah, 2016 saja,” kata Ahok.(detik)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s