Jika Ahok Maju, Gerindra Akan Boyong Ridwan Kamil ke Pilgub DKI 2017

gerindra22Jakarta – Wali Kota Bandung yang didukung Partai Gerindra, Ridwan Kamil, dipandang sebagian publik sebagai tokoh yang pantas menjadi Gubernur DKI. Namun Pimpinan Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI tak sepenuhnya setuju bila Ridwan maju di Pilgub DKI 2017 nanti, kecuali untuk kondisi darurat.‎ Maksudnya?

“Saya kader Gerindra tidak setuju bila Ridwan Kamil menjadi calon DKI-1, kecuali darurat,” kata Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI, Syarif, di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, ‎Jumat (8/5/2015).

Kondisi darurat itu adalah bila Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) maju di Pilgub 2017 sebagai calon incumbent. ‎Bila Ahok maju tanpa saingan yang berarti, maka Pilgub DKI 2017 bisa dimenangkan dengan mudah oleh mantan kader Gerindra itu.

“Terus Ahok menang lagi dong? Kalau darurat ya terpaksa Ridwan maju. Kalau Ahok tanpa saingan berarti seperti petinju kelas berat yang meninju jatuh lawannya yang lemah. Maka KPU sebagai penyelenggara buang-buang duit saja kalau begitu,” ujar ‎anggota Komisi A (Bidang Pemerintahan) ini.

Kembali ke soal Ridwan Kamil, menurut Syarif, lebih baik Ridwan tak perlu terburu-buru maju ke DKI. Lebih baik dia menyelesaikan permasalahan di wilayah kerjanya dulu.

“Kalau Ridwan maju di Pilgub DKI 2017, nanti 2019 dia didorong maju Pilpres. Bagaimana bisa membikin sistem perpolitikan yang baik bila politik hanya untuk berebut kekuasaan seperti itu?” keluh Syarif.‎

‎Khawatirnya, Ridwan bakal terus didorong naik level bila Ridwan berhasil menjadi Gubernur DKI, tanpa menyelesaikan permasalahan secara tuntas lebih dulu.‎

“‎Jangan dulu lah, kecuali darurat. ‎Melawan Ahok memang agak berat, karena dia kan penguasa dan incumbent,” kata Syarif.

‎Survei Cyrus dipaparkan pada Kamis (7/5) kemarin. Survei itu diselenggarakan pada 24 hingga 30 April 2015. Responden adalah penduduk yang punya hak suara, minimal 17 tahun atau sudah menikah, sebanyak 1.000 orang. Mereka diwawancarai lewat tatap muka. Tingkat kepercayaan (significant level) survei ini adalah 95 persen dengan margin of error sebesar kurang lebih 3,1 persen.

Survei tersebut membuktikan hanya ada dua pesaing berat Ahok, yakni Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma). Bila Ridwan dan Risma tak maju di Pilgub DKI 2017, maka Ahok bakal menang mudah.

‎Pertanyaan kepada responden adalah, “Jika Pilgub DKI dilakukan hari ini, siapa yang paling pantas dipilih?” Berikut adalah hasilnya.:

Simulasi 4 nama dengan karu bantu (nama dan foto):

1. Ahok: 37,3 persen
2. Ridwan Kamil: 23,8 persen
3. Risma: 18,3 persen
4. Djarot Saiful Hidayat: 6,3 persen
5. Belum memutuskan/ masih ragu/ tidak tahu: 10,2 persen
6. Tidak menjawab: 4,1 persen‎

(detik)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s